Thursday, May 31, 2012

Apple Falls Close to The Tree



I believe that every one of us believe in this metaphor. I’m not going to write about what characters that I have which is similar to my parents but instead I want to tell about food. And relate food to the metaphor. Food? Yes food!
What does it have to do with food?
Well I believe most children like certain kind of food exactly because of the parent’s eating habit. Since your parents loves eating apple with salt for example (though this might be a silly example) there’ll be big possibility that you’ll do the same eating habit because it’s what you see almost every day.  
I believe one’s choice of food is mostly influenced by parents’ eating habit. If your mother love sweet food then most probably you’ll like it too. But to me I recently realized that the older I am the more I become like my mom regarding of the food preference. What makes me amazed is that all food that I like lately is food that I don’t like when my mum was still alive. And since my mum passed away I became a fan of her favorite food. It’s just happened naturally.

From celotehze.blogspot.com
Nasi Bebek
My mum loves this food so much. Nasi beberk is a famous cuisine from east part of Java. Mostly in city and towns like Surabaya, Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, and Jombang; you can find many nasi bebek food stalls. Bebek in English is duck. So the duck is marinated and then deep fried.  The deep-fried duck chop is then served with rice and hot-spicy chili sauce (sambal). The texture of the duck should be tender and the sauce should be nice too. These two things will be the successfulness of a duck seller. The garnish, slices of cucumber and basil sometimes added with cabbage are a must.
My mum loves to eat the duck neck part. Here we eat the whole body of the duck, including the innards, except for the legs. Nobody eat ducks legs. But I prefer to have “normal” part, the duck chest or upper leg. Now nasi bebek has become one of my favorite food. And I became a fan after my mum passed away. When my mum was alive liked it but then I like it more.

Soto Dog
Soto that i usually buy doesn't have koya
(the crackers sprinkle on top)
This food has nothing to do with a dog, it doesn’t even use dog meat. No worries! Dog is the sound of the seller that hits his table with the sauce bottle. Others called this food soto dok. The dog and dok come from the sound made by the seller and the sauce bottle. I don’t know why but it’s the special thing in every soto dog seller. So don’t be surprised. 
Soto is a yellowish-soup, which color comes from turmeric. It is blend with other spices and mix with the meat broth. Served with boiled bean sprout, onion spring, and slices of meat makes this soup a truly yummy food.
But eh…I love this food forever. I am the only child in the family who loves this food. My sister is not a fan. Not only soto dog but chicken soto is also my fav. My mum loves soto and well..what can I say for this food I’m on my mum’s side J

From: resephalal.blogspot.com
Telur Asin
Telur asin or salted egg is duck egg which is salted with some ways that I’m not really sure how to. Basically it’s yummy and also yucky for others since we eat this boiled egg as a side dish. This is my mom’s favorite food and definitely it’s my favorite. My dad doesn’t really like the egg. My sister? Don’t ask. She’s a hater.

Es Dawet
 I used to fight against this dessert because the sweetener which comes from palm sugar mixed with coconut milk make me dizzy. My mom loves this dessert a lot. I had tried to love it but I couldn’t. Until last year I listened to a radio program about a famous dawet seller in famous market in Surabaya. So one day I bought the dessert and I became a fan. While I was enjoying it and tasting every spoon I had, my brain cells and my tongue tried to make a conclusion on why my mom loves this dessert a lot. Though I have declared my self as dawet big fan, still I don’t want to try other dawets by other sellers. I’m afraid that I won’t find suitable taste.

What about you? What food brings all the memories with your parents? What food that you and your mom adore?

Nature


Cerita ini adalah cerita romantis favorit saya yang tak sengaja saya temukan di mesin pencari google dengan kata kunci: short romantic story. Benar-benar jenis cerita yang saya suka. Nah jika ingin mengetahui cerita aslinya dalam bahasa Inggris klik di sini. Cerita yang akan Anda baca adalah hasil terjemahan saya sendiri.


Alam

Pohon

Aku disebut pohon karena aku pintar melukis pepohonan. Aku seringkali menggunakan gambar  pohon di pojok kanan media semua lukisan cat airku sebagai tanda pengenalku. I telah mengencani 5 gadis ketika aku SMA. Ada satu gadis yang sangat aku cintai tapi aku tidak punya nyali untuk berkencan dengannya. Dia tidak cantik, perawakannya juga tidak sexy, tidak menawan juga. Dia hanya gadis biasa.

Aku suka dia. Aku sangat menyukainya. Aku menyukai kepolosannya, kejujurannya. Aku suka kelucuannya, kepandaiannya, dan kerapuhannya. Alasanku tidak mengajaknya kencan adalah karena dia orang yang terlalu biasa dan bukan pasangan yang pas untukku. Aku juga takut jika misalnya kami bersama maka semua perasaan indah yang aku rasakan padanya akan menghilang. Aku juga takut berbagai gosip akan terlalu menyakitkan untuknya. Bagiku jika dia adalah pacarku, maka dia kana menjadi milikku selamanya dan aku tidak perlu mengorbankan segala yang aku punya untuknya. Alasan terakhir, aku telah membuatnya menemaniku di 3 tahun terakhir ini. Dia melihatku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah menyakiti hatinya selama 3 tahun.

Dia sangat ingin menjadi aktris yang baik dan aku adalah dsutradara yang cerewet. Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dia tiba-tiba menemukan kami. Dia sangat malu tapi tersenyum dan berkata “Ayo lanjutkan,” sebelum dia berlari menjauh. Keesokan harinya, matanya bengkak sebesar kenari. Aku sengaja tidak ingin berpikir apa yang membuatnya seperti itu, aku menertawakannya sepanjang hari. Ketika semua orang pulang, dia menangis sendiri di dalam kelas. Dia tidak tahu bahwa aku ada di sana baru saja kembali dari latihan sepakbola (American soccer) untuk mengambil sesuatu. Aku melihatnya menangis selama satu jama tau lebih.

Pacarku yang keempat tidak menyukainya. Suatu ketika mereka berdua bertengkar. Aku paham bahwa orang seperti dia tidak mungkin memulai pertengkaran itu. Tapi aku tetap membela pacarku. Aku menghardiknya dan tampak di matanya dia sangat terkejut dengan apa yang aku lakukan. Aku tidak peduli dengan perasaannya dan aku berlalu berama pacarku. Keesokan harinya dia masih tertawa dan bercanda denganku seolah-olah tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu pasti dia sangat terpukul tapi dia tidak tahu hatiku sakit sesakit hatinya.

Ketika aku putus dengan pacarku yang kelima, aku mengajaknya keluar. Setelah sekali kami keluar bersama, aku berkata padanya bahwa ada hal yang ingin aku katakan.  Secara bersamaan dia juga berkata bahwa ada hal yang ingin dikatakannya padaku. Aku bercerita bahwa aku telah putus dari apcarku yang terakhir dan dia berkata padaku bahwa dia mulai berkencan dengan seseorang. Aku tahu siapa orangnya. Anak laki-laki itu telah mendekatinya selama cukup lama. Seorang yang penuh energi, bersemangat, dan menarik. Usaha anak ini untuk mendekatinya telah menjadi gosip hangat di sekolah.

Aku tidak menunjukkan padanya betapa perih hatiku, aku hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, rasa sakit hatiku tak tertahankan lagi. Rasanya seperti ada batu besar yang ditindihkan ke dadaku. Aku sesak tidak bisa bernafas. Ingin berteriak tapi aku tidak bisa. Air mataku mengucur, hancur hatiku, aku menangis pilu. Berapa kali sudah aku melihatnya menangis untuk laki-laki yang tidak menghargai perasaannya.

Ketika waktu kelulusan tiba, aku membaca sms di HPku. Sms ini terkirim 10 hari yang lalu ketika aku menangis pilu. Aku tidak pernah membacanya sejak kejadian itu. Sms itu berbunyi ”Daun pergi karena tiupan angin. Atau karena pohon tidak pernah memintanya untuk tinggal.”

popcorn-hot-popcorn.blogspot.com

Daun


Selama SMA aku senang mengumpulkan dedaunan. Mengapa? Karena aku merasa ketika sebuah daun meninggalkan pohon tempat ia bergantung sekian lama pasti membutuhkan keberanian besar. Selama 3 tahun di SMA aku sangat dekat dengan seorang anak laki-laki. Bukan tipe yang menyebalkan tapi tipe seorang sahabat. Tetapi ketika ia punya pacar pertamanya, aku merasakan perasaan yang seharusnya bisa kutampik, cemburu. Perasaan di hatiku masam tak semasam buah lemon, tapi semasam 100 lemon busuk. Sangat masam melebihi batas. Mereka bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus aku menyembunyikan perasaan bahagiaku. Tetapi setelah sebulan, dia bersama gadis lain.

Aku menyukainya dan aku tahu dia menyukaiku. Tetapi mengapa dia tidak berusaha mendapatkan hatiku? Karena dia mencintaiku mengapa dia tidak ingin bergerak lebih dulu untuk mendekatiku? Setiap saat ketika dia punya pacar baru, hatiku sangat sakit. Berkali-kali hatiku sakit. Aku mulai menyadari bahwa cintaku bertepuk sebelah tangan. Jika memang dia tidak menyukaiku, mengapa dia memperlakukanku sangat baik. Perlakuan yang tidak biasa diberikan kepada teman biasa. Menyukai sesorang sangatlah menyakitkan. Aku tahu segala hal yang dia suka, Tetapi perasaannya padaku tidak pernah aku ketahui. Tidaklah pantas seorang gadis menanyakan perasaan anak laki-laki padanya kan?

Terlepas dari masalah itu, aku masih ingin berada di sisinya. Peduli padanya, menemaninya, mencintainya. Berharap suatu hari dia akan datang dan mencintaiku. Aku menunggu telfonnya tiap malam, menginginkan dia mengirimiku sms. AKu tahu sesibuk apapun dirinya dia akan memberikan waktu untukku. Hal-hal inilah yang membuatku ingin menunggunya. 3 tahun adalah tahun-tahun tersulit yang harus kulalui dan sungguh seringkali aku ingin menyerah. Kadang-kadang aku bertanya pada diriku sendir apakah aku harus terys menunggu. Sakit hati dan dilema telah menemaniku selama 3 tahun.

Di akhir tahun ketigaku, seorang adik kelas mulai mendekatiku. Setiap hari dia berusahan mendekatiku tanpa kenal lelah. Dari penolakan terang-terangan sampai saat ketika aku ingin memberikan kesempatan padanya telah memberikan jejak kecil di hatiku. Dia seperti angin yang lembut dan hangat, mencoba untuk menghembuskan daun pergi meninggalkan pohon. AKu sadar aku tidak ingin memberikan sedikit jejak di hatiku. Aku tahu angin ini akan membawa daun yang rapuh ini pergi menjauh ke tempat yang lebih baik. 

Akhirnya aku meninggalkan pohon, tetapi pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal. Daun pergi karena tiupan angin. Atau karena pohon tidak pernah memintanya untuk tinggal.

Angin


Karena aku menyukai gadis yang disebut daun. Karena dia sangat bergantung pada pohon sehingga aku harus menjadi angin. Angin yang akan meniupnya pergi dari pohon. Ketika aku pertama kali bertemu dengannya, itu adalah tahun pertamaku setelah aku pindah sekolah ke sekolah baru. Aku melihat gadis mungil memandangi seniorku dan aku bermain speak bola. Selama masa latihan, dia selalu duduk di sana. Entah itu sendiri atau bersama teman-temannya yang memandangi seniorku. Ketika dia berbicara bersama teman-temannya aku melihat kecemburuan di matanya. Memandanginya menjadi kebiasaan bagiku. Sama seperti kebiasaannya melihat seniorku.

Suatu hari dia tidak muncul. Aku merasa ada yang hilang. Aku tidak bisa menjelaskan perasaanku, tak lebih dari rasa tidak nyaman. Seniorku juga tidak muncul. Aku pergi ke kelas mereka, aku bersembunyi di luar dan aku melihat seniorku menenangkan dia. Air mata bercucuran dari matanya ketika seniorku peri meninggalkannya. Keesokan harinya, aku melihatnya di tempat biasanya, memandangi seniorku. Aku berjalan ke arahnya dan tersenyum padanya. Aku mengambil kertas kecil dan memberikan kepadanya. Dia sangat terkejut. Dia menatapku, tersenyum, dan menerima kertas itu. 

Keesokan harinya dia muncul dan memberikan aku kertas kecil, kemudian dia pergi. Catatan itu berkata ”Hati daun terlalu berat dan angin tidak bisa meniupnya pergi.”

Itu bukan karena hati daun yang berat. Itu karena daun tidak pernah ingin meninggalkan pohon.

Aku membalas kertasnya dengan pernyataan tadi dan perlahan kemudian dia mulai mau bicara denganku. Dia mau menerima kehadiranku dan menjawab teleponku. Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku. Tapi aku punya keyakinan bahwa suatu saat aku akan membuatnya suka padaku.

Selama 4 bulan aku berulang kali menyatakan perasaanku kepadanya mungkin sudah 20 kali. Setiap saat aku mengutarakannya dia selalu berganti topik pembicaraan. Tapi aku tidak pernah menyerah. Jika aku sudah memutuskan aku menginginkan dirinya untukku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan hatinya.

 Aku tidak ingat lagi berapa kali aku sudah menyatakan perasaanku padanya. Walaupun aku tau dia akan menghindar tapi aku masih terus berharap. Berharap suatu saat dia mau jadi pacarku.
Aku tidak  mendengar dia membalas ucapanku di ujung telepon. Aku bertanya,”Apa yang kau lakukan? Mengapa kamu diam saja?”
Dia berkata,” aku menganggukkan kepalaku.”
“Ah?” Aku tidak percaya pada apa yang baru saja kau dengar.
“Aku menganggukkan kepalaku.” Teriaknya
Aku menutup telepon, segera berganti baju, naik taxi dan bergegas menuju rumahnya. Aku memencet bel rumahnya. Ketika dia membuka pintunya aku langsung memeluk erat dirinya. Aku membalas kertasnya dengang pernyataan tadi dan perlahan kemudian dia mulai mau bicara denganku. Daun pergi karena tiupan angin. Atau karena pohon tidak pernah memintanya untuk tinggal.



Monday, May 28, 2012

Ayo Berdonor!!!

Sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan untuk membantu sesama kita sebisa mungkin memaksimalkan apa yang telah Tuhan berikan untuk membantu yang lain. Bantuan maca-macam kan sifatnya? Ada bantuan tenaga, uang, semangat, nasihat, dan lain-lain. Nah yang satu ini bantuan yang menurut saya keren, karena memadukan nyali dan keikhlasan he he.

Nyali? Ya, karena bantuan yang saya maksudkan adalah donor darah. Nah...Anda harus punya cukup nyali untuk berhadapan dengan jarum suntiknya. Tenang, tidaklah sakit ketika darah kita diambil, menurut saya begitu. Justru rasa sedikit sakit ketika jarum dilepas dari lipatan lengan ketika selesai berdonor.

Keikhlasan? Ya, darah adalah bagian penting dari dalam tubuh kita. Tahu sendiri kan jika darah mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, nah dengan sifatnya yang penting itu kita masih mau berbagi..benar-benar butuh keikhlasan kan?

Semoga 3 paragraf awal di atas mendorong Anda untuk berdonor ya? Amin. Nah bagi Anda yang ingin berdonor dan lokasi tempat tinggal Anda di Surabaya, mari saya bentu mendapatkan gambaran tentang cara berdonor.
Berikut langkah-langkahnya:

  1. Silakan datang ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya di Jalan Embong Ploso no 7 - 15. Di manakah Jalan Embong Ploso itu? Gampang. Pasti Anda tahu Bambu Runcing kan? Nah tepat di bundaran Bambu Runcing lihatlah ke arah kiri, maka Anda akan menemukan jalan lebar dengan tugu jadul di depannya. Langsung saja berbelok ke jalan ini. Ada juga papan penanda UTD PMI yang cukup terlihat, walau tidak besar. Anda juga bisa mengikuti donor darah yang ada di mall (jika kebetulan ada)
  2. Langsung menuju pintu utama, di situ Anda jumpai deretan kursi penunggu. Jangan duduk di situ tapi segera  tengok sudut kiri dan kanan Anda tepat di sebelah pintu utama tadi. Di sana disediakan formulir untuk pendonor darah baru dan lama.
  3. Isi formulirnya. Untuk pendonor darah baru ambil dan isi yang berwarna biru. Isi semua data yang diminta termasuk pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda.
  4. JANGAN LUPA: Jangan mengkonsumsi obat apapun sebelum Anda berdonor, maksimal 3 hari sebelum berdonor Anda harus berhenti minum pil dan obat-obatan. Kondisi tubuh juga harus fit ya? Untuk saya pribadi saya selalu minum jus jambu untuk meningkatkan jumlah sel darah merah.
  5. Setelah semua data dalam formulir terisi letakkan lembaran tersebut di keranjang kecil yang diletakkan di loket.
  6. Duduk dan tunggu nama Anda dipanggil. 
  7. Setelah nama Anda dipanggil Anda akan ditanya apakah Anda pendonor baru. Kemudian Anda dipersilahkan menuju ruangan dengan pintu ehm..apa ya sebutannya pokoknya ruangan ini di sebelah loket pas. Timbang berat Anda di timbangan yang disediakan. Berat yang diperkenankan adalah minimal 46 kg.
  8. Petugas dari loket pertama akan memberikan Anda lembaran print out kecil dan form pendaftaran Anda. Letakkan lembaran ini di meja petugas di dekat timbangan. 
  9. Duduk dan tunggu nama Anda dipanggil. Ketika Anda dipanggil, Anda akan dites oleh petugas di meja kedua. Bukan tes tertulis tapi tes kadar Hb. Jika Anda wanita Anda akan ditanya apakah Anda sedang menstruasi atau sedang menyusui. Pastikan Anda tidak mengalami keduanya ya. Hb minimal adalah 12,5. Pertama kali saya mencoba berdonor Hb saya hanya 12,3 (kurang 0,2 pun tidak diperbolehkan). Petugas akan mengambvil sedikit sampel darah Anda. Sedikit tusukan kecil di ujung jari, don't worry be happy he he 
  10. Jika Anda gagal maka istirahatlan yang cukup, makan buah dan sayur selama 3 hari. Setelah itu datanglah kembali ke PMI.
  11. Jika anda lolos maka petugas akan menyerahkan form dan menuliskan Hb kita di print out tadi. Berkas ini Anda serahkan di loket awal. Anda akan segera dibuatkan kartu donor PMI. Selamat!!!
  12. Setelah mendapat kartu dan kertas print out Anda akan diarahkan ke bilik ( ada 2 bilik) tempat petugas (dokter kali ya?) memeriksa kesehatan Anda dan mengecek tekanan darah Anda.
  13. Setelah selesai maka Anda akan menuju ruang penyadapan (hiiiiii namanya gimana gitu ya?) Basuh dulu lengan Anda, khusunya lipatan lengan di wastafel yang disediakan.
  14. Setelah Anda keringkan silakan langsung menuju ruang penyadapan dengan kursi raksasa tempat Anda merebahkan diri.
  15. Anda akan ditanya petugas di lengan bagian mana darah Anda mau disadap. Untuk yang mengendarai kendaraan bermotor dan butuh lengan kanan maka minta saja di kiri. Karen mungkin lengan Anda terasa sedikit nyeri setelah donor. Untuk kasus saya petugas menyuruh saya "mengorbankan" lengan kanan karena saya pemula. Entah apa relevansinya. 
  16. Tidak usah takut di saat ini. Nikmati saja pengalamannya. Tentu saja terasa sakit ketika tertusuk jarum, tapi tidak seseram yang anda bayangkan kok. 
  17. Petugas akan memberikan Anda kupon yang nantinya ditukarkan dengan konsumsi.
  18. Setelah 15-40 menit, mungkin lebih jika darah Anda tidak cepat mengucur maka Anda bisa meninggalkan ruangan tersebut dan menuju ke ruang "rehat". Oh ya, ketika Anda menunggu lebih lama, karena darah yang terambil belum cukup tidak perlu khawatir. Tidak ada rasa aneh ketika darah disadap. Ingat saya benar-benar tidak ada rasanya. Rasa nyeri mungkin timbul ketika jarum diambil dari lipatan lengan.
  19. Setelah selesai duduk dulu. Bersantai, jangan buru-buru berdiri siapa tahu Anda pusing. Keluarlah dari ruangan tempat Anda mengambil konsumsi dan duduk di kursi tunggu. Coba buka kotak kuenya dan minum susu serta biskuit / roti yang Anda terima. Biasanya Anda lapar berat setelah donor.
  20. Selamat! Anda telah menjadi pahlawan baru bagi orang lain :D


Ini lembar print out yang saya maksud.
Di bagian bawah ada tulisan waktu selanjutnya Anda bisa mendonor lagi.

Lucky Number.....(Parikan Competition - Surabaya Urban Culture Festival 2012)

Parikan is short rhyming poem in Javanese. The poem is usually sang in a performance. It's like standing comedy. The poem is funny and entertaining. The material can be about anything. Sometimes it contains adult joke.

Parikan has become an icon in Surabaya culture. So the most famous community radio Suara Surabaya held a parikan competition to celebrate the city's 719th birthday. The competition was held online on the facebook page here.The theme is "Bangga Jadi Arek Suroboyo (Proud to be Surabayanese - Surabaya Youth).

I joined the competition when I heard from the radio about it. I made 4 lines which at first i thought it was one parikan - apparently that was 2 parikan. Each participant can send more than one parikan. But i just sent once. Then last Saturday someone from the radio called me and he said that I won the competition. I was one of the best 10 winners.

I was invited to come to the festival. So i came with my sister and then I tried to find the booth among thousands of people there. After i reached the booth, I asked the lady and she registered my name. She asked me to stay not too far away from the main stage. So i did stay and found a nice spot to sit and wait for the announcement.

A local artist called Cak Agus Kuprit opened the joke session for 20 minutes I guess. Then next we watched the short movie projected to the famous Majapahit Hotel's building. Next, the hosts announced the winner of Remo Dance make up competition. Each person won IDR 250,000 and a goodie bag. It was awesome. I thought i would also win the same prize since on the competition wall page the committee just mentioned that the best 10 will win a nice prize. And what I deserve to get for sending a rhyme? I thought some nice vouchers and money would be just great. But I was wrong. After the hosts called out all the 10 winners name, they invited us to go on stage (it was my first time standing in front of hundreds of people), and they said that all the winner will get a bike. What??????? Awwwwww Yihaaaaaaaaa

Well i saw bikes on the stage, but i thought they're for other competitions. I mean it was too good to be true, but hey...that's true. I won a bike!!!! Surprisingly the bike is exactly like what I've dreamed of. God really works with His own way. But it also proved me about the power of the dream. I kept dreaming of the bike and  I got it! Wow!!!

That's super amazing. Another problem was how to bring the bike home. The place is like 45 minutes driving. So it's impossible for me to ride the bike alone at 9 p.m. It will take 2 hours, hell no....So then I and my sister tried to get a taxi who wanted to load his car baggage with my bike. Thanks God we made it.
I thank God of what I got. It's really a miracle for me :)
And anyway here's my poem

Yuyu sabungkus dipulosoro, ayu bagus arek suroboyo
Werno-werni budhayane, arek suroboyo wani gayane

Joyoboyo akeh bemone, Arif ngelas nang omahe
Arek Suroboyo pancen oye, kreatif cerdas iku watake

Translation:
A pack of small crab is tortured, Surabaya youth are gorgeous
The culture is various, Surabaya youth are brave

There are many bemos in Joyoboyo, Arif is welding at his house
Surabaya youths are cool, creative and smart those are their character


And this is the bike I have won :)




Saturday, May 26, 2012

Darah dan Donor Darah


Beronor darah adalah perbuatan mulia. Kita tidak pernah tahu siapa yang kita bantu hidupnya dan kita juga tidak pernah tahu nyawa siapa yang kita selamatkan. Sebelum Anda tergerak untuk berdonor, atau bahkan masih takut-takut untuk berdonor berikut ada beberapa fakta tentang darah dan donor darah yang saya rangkum dari beberapa sumber. Kiranya informasi ini akan membuka mata hati dan pikiran Anda semua. Yuk mari ditengok.

Fakta tentang darah:
  • Jumlah darah di dalam tubuh hanya 7% dari total berat badan.
  • Dalam darah terkandung sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah
  • Sel darah terapung di dalam carian berwarna kuning yang disebut plasma darah. Plasma darah tercipta dari 90% air dan zat lain seperti nutrisi, elektrolit, gas, glukosa, dan hormon.
  • Sel darah putih adalah bagian penting dari system kekebalan tubuh. Sel ini bertugas melawan bakteri, birus, sel kanker, penyakit menular, dan zat berbahaya lain.
  • Keping darah membantu darah untuk membeku dan menghindari pendarahan berlebihan ketika bagian tubuh kita terluka. Pembekuan darah bisa piunya dampak berbahaya, misalnya ketika darah di pembuluh darah menuju otak membeku maka bisa mengakibatkan stroke, dan jika aliran darah di pembuluh darah menuju jantung terhenti maka terjadi serangan jantung.
  • Darah pada tubuh manusia digolongkan menjadi 30 golongan darah. Sistem sederhana untuk mengenalinya adalah dengan sistem “ABO” yang menggolongkan darah menjadi golongan O, A, B, dan AB.
Tentang donor darah:
  • Setiap calon pendonor darah akan melalui serangkaian tes yang menyatakan dia siap berdonor. Hal ini dilakukan selain untuk melindungi penerima donor dari bahaya penularan penyakit juga melindungi pendonor itu sendiri mengingat harus dipastikan kemampuan darah berproduksi secara alami di dalam tubuh haruslah dalam keadaan baik.
  • Salah satu cara untuk mengetahui sehat tidaknya pendonor adalah dengan mengukur tingkat tekanan darah. Walaupun antara orang yang satu dan yang lainnya tidak sama, tetapi pada umumnya tekanan darah yang normal adalah 112/64 mmHg.
  • Di A.S Dari seluruh pendonor potensial thanya 5 persen orang yang mau berdonor, sementara jumlah kebutuhan transfusi darah meningkat 9 persen setiap tahunnya.
  • Darah yang kita donorkan bisa membantu 3 orang. Satu kantong darah dipisahkan menjadi 3 bagian yaitu sel darah merah, platelets, dan plasma darah.
  • Donor darah memakan waktu 20-60 menit
  • Rata-rata operasi pinggul membutuhkan satu kantong darah, operasi jantung bypass butuh 2 kantong darah, transplantasi jantung 2 kantong darah, dan transplantasi hati membutuhkan 10 kantong!
  • Darah tidak bisa dibuat, hanya bisa diberikan kepada orang lain.
  • Kebutuhan darah di A.S meningkat selama musim liburan dan musim kemarau karena semakin banyak orang yang bepergian yang mengakibatkan semakin tingginya resiko kecelakaan. Di Indonesia kebutuhan darah meningkat ketika musim mudik lebaran.
  • Statistik di A.S menunjukkan kurang lebih 25% warga A.S membutuhkan darah paling tidak sekali seumur hidup.

 Sumber:

Thursday, May 24, 2012

Suatu Senja di Mole Antonelliana




Ketika burung-burung beterbangan melewati kubah besarnya,
ketika lalu lalang berhenti mengitarinya,
ketika raungan suara mesin dan manusia berhenti sejenak di dekatnya.
ketika itu ingatlah cerita Mole Antonelliana


Bangunan yang disangka gereja, tapi tak pernah jadi gereja
Bukan gereja rakyat Katolik Turin, tapi sinagog rumah orang Yahudi
Alih-alih jadi gereja Yahudi malah terbengkalai
Bukan dikerjakan sesuai neraca keuangan malah boros tak rampung


Alessandro Antonelli tak tepati janji
Sang arsitek terus merubah wajah calon gereja
Sang penanggung biaya tak lagi mampu menopang biaya
Terlalu lama menunggu dari tahun 1848 di Turin, Italia
Tak kunjung selesai hanya kubahnya bertambah tinggi


Sinagog itu tak pernah terwujud,
sekarang jadi museum perfilman nasional
Biar tak pernah jadi tempat orang bersujud,
Cukup jadi penanda mata uang dan lambang Olimpiade Musim Dingin biar terkenal




Dulu, di Pantai Majori di Jūrmala


Siapa suka ke pantai?
Apa yang kau pakai?
Kaca mata penghalau sinar mentari dan celana mini?
Topi lebar, tabir surya, dan kaos longgar dari Bali?


Tengok pantai Majori di kota Jūrmala, Latvia
Berbaju panjang dan berpayung?
Ya karena ini bukan gambar masa kini
Bukan dari masa penuh suka dan asa
Tapi dari masa perang berlangsung
Dari tahun 1900 saat bumi sepi penghuni


Lihat orang rapi jali bersantai bermain pasir
Lihat ombak tenang yang berdesir
Mungkin kala itu musim dan cuaca lebih bersahabat untuk pelesir
Tak seperti saat ini ketika orang mengeluh nyinyir




From Natalie - Latvia


Kota Tua Lijiang


Lijiang di Provinsi Yunnan
Terkurung pepohonan Gunung Singa di Barat
Didiami perajin cekatan, sigap, dan hebat
Dibatasi Gunung Gajah dan Barisan Gunung Emas di Utara
Tentram teraliri air jernih dan lahan subur di tenggara


Suku Naxi tinggal di sini, beranak bercucu berlipat ganda
Sekarang penduduknya beraneka ras, padu menjaga kota
Dari Dinasti Song pemrakarsa 
sampai Kubilai Khan kaisar Dinasti Yuan yang perkasa
Bertahta menjagaasrinya kota tua


800 tahun lebih sejarah bercerita
tentang Lijiang tak berpagar tembok kota
Keluarga Mu penguasa lama percaya
Dari nama "Mu" dan tembok digabung jadi "Kun"
Bukan kebaikan tapi nanti jadi sengsara
Karena takut masalah terus melanda
Tak pernah ada tembok penjaga kota 


Air adalah nyawa bagi penduduk kota
Tiap keluarga bergantung dari Kolam Naga Hitam
Pohon willow ditanam untuk menjaga kelangsungannya
Supaya nanti tidak menyesal dan bermuka suram
Jika air langka nantinya


Perpaduan budaya Han, Bai, dan Tibet lebur jadi gaya unik Suku Naxi
Tiap rumah dihiasi taman cantik berdekorasi
Jalanannya berbatu kotak tanpa kendaraan melintas
Keaslian kotanya terjaga terus tanpa batas


Kota Tua Lijiang yang menjadi salah satu warisan dunia versi UNESCO di tanggal 3 Desember 1997
On December 3rd, 1997, the Old Town of Lijiang was put in the list of the World's Relics by the World Cultural Heritage Commission of the UNESCO 

This beautiful posctard is from Yu. She also gave me ginko leaves



Romantisme Sibiu


Romantisme Sibiu


Terbuai anganku
Memikirkan tentangmu
Tiap kali aku menatap indahnya Sibiu


Kota indah di barat laut Romania
Ibu kota wilayah Transylvania 
Dibelah Sungai Cibin yang mengalir ke Sungai Olt


Walau langkah tak pernah menjejak ke sana
Walau asa terkadang mati tak menyala
Mungkin kita bisa bergandengan tangan di Piata Mica


Jika mawar putih itu tak terlarang 
Petik satu dan sematkan di atas daun telingaku, sayang
Jangan biarkan ayu ranum mawar hilang terbuang


Atau kita berjalan menyusuri Podul Minciunilar
Di bawah langit senja kemerahan berpayung di bawah rintik hujan
Terlingkar tangan di pinggang, terengkuh dalam keromantisan 
pusat kota budaya Eropa, Sibiu


Akan kugenggam erat tanganmu, sayang
Dengan kepalan tangan lain tergenggam remah roti
Untuk burung di jalanan Palatul Brukenthal


Andai benar kita ke Sibiu
Hanya aku dan kamu










Monday, May 21, 2012

Mauao, Mount Manganui


Cathy sent me a beautiful postcard which shows  the beauty of Mount Mauao. The mountain is a scared mountain for the Maori. 




I copied and pasted information about the mountain here from wikipedia

Mauao, commonly known as Mount Maunganui, is an extinct volcanic cone at the end of a peninsula and the suburb of Mount Maunganui, by the eastern entrance to the Tauranga Harbour in New Zealand. It is considered very important and tapu (sacred) by the local Māori iwi, featuring extensively in local mythology. 

It is also of significant historical value. The highest point is 232 metres above sea level.
In recent years there have been several fires on the mountain, in turn triggering a number of replanting efforts. Since Mount Maunganui has been open to the general public it has become a popular location for many activities including scenic walks, jogging and even hang gliding.

The Legend of Mauao

In the ancient times of the Maori people there lived a nameless hill, he sat alone in a discarded inland area and was slave to Otanewainuku, the most prestigious mountain of Tauranga Moana. Nearby there lived a captivating hill whose name was Puwhenua, she was adorned with the beauty of Tanemahuta (God of the Forest). The nameless one desired the affection of Puwhenua, but alas her heart had already been won by Otanewainuku. This resulted in disparity which led the nameless one to decide to take his life by drowning in Te Moananui-a-Kiwa (Pacific Ocean). So he called upon his companions the Patupaiarehe (fairy people) who dwelt in the dark recesses of the forest. The Patupaiarehe were people of the night and possess magical powers, the nameless one knew that with their help his ambition to end his life will be accomplished. When night fell, they laced the nameless one with dozens of ropes and began to heave and pull. The land rumbled as the Patupaiarehe forced the nameless one from his position. A valley was gouged as they heaved him along, which is where you will now find that the Waimapu river flows. They continued along the Tauranga Moana channels where Hairini, Maungatapu and Matapihi reside. Upon their arrival near the great ocean of Kiwa, daybreak was fast approaching. Unfortunately for the nameless one this was proving to be quite a complex and problematic task. The rays of Tama nui te ra (Sun) began to light up the summit of the nameless hill and before they knew it, the Patupaiarehe were exposed to the rays of light, so they retreated back to the depths of the forests.

The Patupaiarehe decided to give the name Mauao to this mountain which now marks the entrance into the Tauranga harbour. The translation of Mauao can literally be termed as 'caught by the dawn'. In time this mountain has assumed its own great prestige and mana even over his once rival Otanewainuku and now stands as the symbol of all tribes of Tauranga Moana.

Moscow Souvenir







Postcard from Andrei


The Cathedral of Christ the Saviour

Quick Fact

Names         : Cathedral of Christ the Savior; Храм Христа Спасителя; khram Khrista Spasitela
Type of site  : Cathedral
Faith            : Russian Orthodox
Date            : 2000
Size             : Possibly the largest Orthodox church in the world
Location      : On the banks of the river near the Kremlin, Moscow
Website       : /www.xxc.ru/english
Hours          : Daily 6:30am-10pm
Cost            : Free
Photography: Not permitted inside.




The Cathedral of Christ the Saviour (Russian: Храм Христа Спасителя, Khram Khrista Spasitelya) is a church in Moscow, Russia, on the northern bank of the Moskva River, a few blocks south-west of the Kremlin. It may be the largest Orthodox church in the world. The building is magnificent, but not as old as it looks: it was rebuilt in 2000 after the original was demolished by Stalin.

History
The idea for this church dates from the early 19th century. When the last of Napoleon's soldiers left Moscow, Tsar Alexander I signed a manifesto dated December 25, 1812, declaring his intention to build a cathedral in honor of Christ the Savior  "to signify Our gratitude to Divine Providence for saving Russia from the doom that overshadowed Her" and acts as a memorial to the sacrifices of the Russian people.
It took some time for actual work on the projected cathedral to get started. The first finished architectural project, by Aleksandr Lavrentyevich Vitberg, was endorsed by Alexander I in 1817. It was a flamboyant Neoclassical design full of Freemasonic symbolism. Construction work was begun on the Sparrow Hills, the highest point in Moscow, but the site proved insecure.

Alexander I was succeeded by his brother Nicholas. Profoundly Orthodox and patriotic, the new Tsar disliked the Neoclassical design that had been endorsed by his brother. He commissioned his favourite architect Konstantin Thon to create a new design, taking as his model Hagia Sophia in Constantinople, Turkey. Thon's Russian Revival design was approved in 1832, and a new site, closer to the Moscow Kremlin, was chosen by the Tsar in 1837. A convent and church on the site had to be relocated, so that the cornerstone was not laid until 1839.

Construction began in 1839 and the cathedral didn't emerge from its scaffolding until 1860; elaborate frescos by some of the best Russian painters continued in the interior for another 20 years. The cathedral was consecrated on the day Alexander III was crowned, May 26, 1883. A year earlier, Tchaikovsky's "1812 Overture" debuted there.

After the Revolution, the prominent site of the cathedral called out for redevelopment by the Soviets, who planned to replace the church with a monument to socialism, known as the Palace of Soviets. It would rise in modernistic buttressed tiers to support a gigantic sculpture of Lenin, arm raised in blessing, perched atop a dome. On December 5, 1931, the Cathedral of Christ the Saviour was dynamited and reduced to rubble.
Funds for the largest building in the world remained unavailable, however. A foundation hole gaped on the site until under Nikita Khrushchev it was transformed into a huge public swimming pool.

With the end of the Soviet rule, the Russian Orthodox Church received permission to rebuild the Cathedral of Christ the Saviour (February 1990). A temporary cornerstone was laid by the end of the year.
A construction fund was opened in 1992 and foundations began to be poured in the fall of 1994. The lower church (Church of the Transfiguration) was consecrated in 1996, and the completed Cathedral of Christ the Saviour was consecrated August 19, 2000.

Compiled from: wikipedia and http://www.sacred-destinations.com


Arc de Triomphe
At first i thought Arc de Triomphe is in France, totally wrong since there's also one beautiful memorial monument. It is located in the west of the busy street in central Moscow. It looks like the one in Paris but just slightly smaller body. These two are the Arc de Triomphe to commemorate the war and built the same.

History
In 1812, Napoleon led the 640,000 troops stormed the Moscow, and set fire to city, he thought he won. And Moscow before the arrival of soldiers and civilians in the implementation of the invading Napoleon, Napoleon’s army to Showtime from the reactive to retreat, and in the way Napoleon’s withdrawal to attacks frequently, combined with cold, forage is not following, so take Napoleon suffered terribly, causing heavy casualties. Moscow of course, won. This is the party’s position on the historical frequently.

1814, to celebrate the victory over the military genius of Napoleon and the Russian soldiers returned from the expedition in Western Europe, Moscow, Tver points in the establishment of a wooden Arc de Triomphe. Later, the gradual decay of wooden Arc de Triomphe. Twists and turns before the Kutuzov Street and built a triumphal arch had exactly the same.

Moscow’s Arc de Triomphe was built in 1829, lasted five years completed. This triumphal arch 28 meters high, is to follow the style of ancient Roman triumphal arch of Constantine built. Gates were erected on the base six groups of 12 columns. With cast iron cylinder, 12 meters high and weighs 16 tons. Standing between the cylindrical shields and spears of the warriors, warriors head on the walls reflect the Russian military relief operations with the French army. Arc de Triomphe at the top are placed six horse with wings on back of Triumph car, the car sat the goddess of victory, were holding her right hand high laurel wreath, facing the entrance to the city. The next warrior, holding a sword, or laurel wreath and olive branch, symbolizing the victory of peace. Post between the four Russian soldiers, wearing armor and holding a shield gun, finger engraved “expulsion of the French, the liberation of Moscow”, lintels decorated with Napoleon’s army to fight the 44 Russian cities, the city landmark. The Arc de Triomphe with Whitehead veneer, the black cylinder against the background of eye-catching.

Arc de Triomphe towering spectacular, brilliant recorded history. It stands in the middle of the road, silently guarding the gateway to Moscow, witnessed the vicissitudes than 170 years of change.

Copy and Paste from: http://triumphalarch.info/arch-of-triumph-moscow/

Moscow Red Square
Red Square began life as a slum, a shanty town of wooden huts clustered beneath the Kremlin walls that housed a collection of peddlers, criminals and drunks whose status left them outside the official boundaries of the medieval city. It was cleared on the orders of Ivan III at the end of the 1400's, but remained the province of the mob, the site of public executions, and rabble rousing, until much later.

The square's name has nothing to do with communism or with the color of many of its buildings. In fact it derives from the word 'krasnyi', which once meant 'beautiful', and has only come to mean 'red' in contemporary Russian. The name became official in the middle of the 17th century - previously it had been Trinity Square, due to the Trinity Cathedral, the predecessor of St. Basil's. Popularly, it was also known as 'Fire Square', reflecting the number of times medieval Moscow burned. During the Mongol and Tartar invasions, it was the site of fierce fighting, and right up until the end of the 17th century cannon stood ready to defend the square.

Red Square came into its own in the 20th Century, when it was most famous as the site of official military parades demonstrating to the world the might of the Soviet armed forces. Two of these will be remembered forever. The first was the parade of 7 November 1941, when columns of young cadets marched through the square and straight on to the frontline, which by that point was less than 50km from Moscow. The second was the victory parade on 24 June 1945, when two hundred Nazi standards were thrown in front of the mausoleum and trampled by mounted Soviet commanders in celebration. The year 2000 saw the return of troops to Red Square, with a parade to mark the 50th anniversary of the end of World War Two.

Since Perestroika, however, the emphasis has moved away from official pomp, and Red Square has been used increasingly for rock concerts, big classical music performances and a whole range of large-scale events from fashion shows to festivals of circus art. Moscow met the millennium here with a huge firework display and street party.

Today it's hard to think of a place that is more beloved of Muscovites and visitors to the city. The varied beauty of the architecture and the magical atmosphere belie the square's often brutal and bloody history, but the combination makes Red Square a truly fascinating place that you'll want to come back to again and again.





Cornflower


Some postcards from Estonia have enlarged my knowledge about flowers.  For the first time I know about cornflower. I think I’ve seen this flower once, maybe on TV because it’s not grown here in Indonesia. Too hot weather I guess. Cornflower has many nicknames. Its Latin name Centaurea cyanus Cornflower also known as the Bachelors button, Bluebottle, Boutonniere flower, Hurtsickle, Cyani flower is a small annual flowering plant in the family Asteraceae, native to Europe.

The plant can grow up to 16-35 inches tall, with grey-green branched stems.At first when I heard the name of cornflower I have yellow on my mind, since corn is yellow. But I was wrong, it’s blue instead of yellow. And I think it’s the best blue flower in the world.

In the past it often grew as a weed in crop fields. It is now endangered in its native habitat by agricultural intensification, particularly over-use of herbicides, destroying its habitat; in the United Kingdom it has declined from 264 sites to just 3 sites in the last 50 years.

In folklore, cornflowers were worn by young men in love; if the flower faded too quickly, it was taken as a sign that the man's love was not returned. In herbalism, a decoction of cornflower is effective in treating conjunctivitis, and as a wash for tired eyes.

The blue cornflower has been the national flower of Estonia since 1968 and symbolizes daily bread to Estonians. May other political parties in the world have used this flowers as their symbol, such as the Estonian political party, People's Union, the Finnish political party, National Coalition Party, and the Swedish political party, Liberal People's Party. It is also the official flower of the Swedish province of Östergötland.

(Repost from Wikipedia)



From Albina, Estonia
Albina's postcard

Berkereta di Chennai


Naik kereta api tut tut tut
Jangan ribut jangan berebut
Naik satu-persatu jangan cemberut
Pegang saku kiri kanan jangan hanya pegang perut


Ini stasiun kereta utama di Chennai
Gedungnya merah bata menyala
Ada jam besar berdentang di menara utama yang tinggi
dan tulisan hindi tertera di pintu utama


Apakah berkereta di Chennai juga sama dengan di Indonesia?
Berjubel dan tidak teratur rapi jali?
Serobot kiri kanan perempuan terdesak nelangsa?
Pengasong bernyanyi naik turun berceloteh sepanjang hari?


Oh aku tak tahu ada apa di dalam Stasiun Chennai
Yang aku tahu kawanku dari India berbagi wajah kotanya
Aku tak tahu bagaimana cara orang di sana berkereta api
Yang aku tahu gedung ini indah perkasa








Sunday, May 20, 2012

Meneer Jansen dan Mevrow Rudolf


Apa yang kau temui di Belanda?
Selain hamparan luas tulip indah bermekaran di Keukenhof?
Selain romantisme pengayuh sepeda di jalanan lengangnya?
Selain Meneer Jansen dan Mevrouw Rudolf?


Ada keju yang tak jemu memanjakan lidahmu
Bir penghangat tubuh bagi penyuka minuman yang terlarang untukku
Ada Grachten yang indah tempat menyusuri sungai berkelok gemulai
Berjajar perahu yang mengantarmu berlagu cinta dengan musik serunai
Ada windmullen berputar searah angin yang meniup baling-baling
Tak ayal semua yang lewat takkan berpaling


Coba lihat sapi di sudut kartu pos ini
Itu bukan binatang suci tapi maha penting
Ia menghasilkan susu dan keju yang dicari
Bayangkan tanpanya mungkin permakanan jadi genting


Lihat lagi jajaran klompen, si sandal kayu 
Dipakai petani bersawah tapi jadi primadona ayu
Bukan cuma sepasang sandal tak berharga tapi suvenir khas
Minta pada temanmu yang pergi ke sana bersama Klaas










Saturday, May 19, 2012

Batu Secret Zoo

I did it yeah!! I finally visited this place last week after I promoted about the trip to the students in my class. I had a great time at this place. I couldn't believe that I spent 6 hours at this magnificent zoo. Well this zoo might be just a normal zoo for you who lives in a developed country, but for a country like Indonesia, this zoo was superb!

Pembukaannya bahasa Inggris tapi selanjutnya bahasa Indonesia saja. Ho ho ho. Keren sekali Batu Secret Zoo ini. Di mana tempatnya? Sesuai namanya, terletak di kota Batu, Malang. Dari Surabaya, 2 jam perjalanan saja. Bisa kurang sih tapi mengingat kami (saya dan murid-murid gokil saya) berhenti beberapa kali di SPBU untuk pipis dan jajan, maka molor lah jadinya. Senangnya, acara jalan-jalan yang kami lakukan tanggal 21 April yang lalu ini tidak terkendala kemacetan Porong mengingat sudah ada jalan arteri baru. Karena terakhir kali saya melewati Porong di bulan Desember 2012, hampir setengah tahun yang lalu, jadi saya tidak tahu bahwa sudah ada jalan anti macet (akhirnya).

Kami sewa mobil dengan servis yang tidak memuaskan mengingat kendaraan diganti di menit-menit terakhir tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ketika saya bertanya di mana mobil berada (karena datang terlambat) barulah pemilik rental mengatakan bahwa kendaraan ditukar. Marah pun tidak ada artinya, saya tidak punya pilihan lagi. Kekecewaan lain karena keterlambatan sopir. Pengalaman saya dengan rental lain sopir datang setengah jam sebelum waktu yang diminta. Yang ini terlambat dan nyasar duh!

Sampai di lokasi saya terperangah, whoaaaa luas dan bagus sekali tempatnya. Cuma satu pikiran saya, investasinya berapa milyar? Atau mungkin trilyunan? Foto-foto dulu ah di depan gerbangnya.



Tiket masuk Batu Secret Zoo sebesar 60,000 rupiah. Tiket masuk Museum Satwa 20,000. Kami tidak mengambil tiket terusan untuk dua tempat tersebut mengingat sampai di tempat sudah hampir jam 11. Begitu masuk  kami bertemu dengan tikus raksasa, yang lebih mirip dengan berang-berang he he, dan banyak monyet kecil lainnya. Saya benar-benar takjub dengan koleksi hewannya yang belum pernah saya lihat di TV apalagi di kehidupan nyata (karena TV saya stasiun lokal semua isinya dan dihiasi dengan sinetron kali ya?). Untuk mempersingkat waktu silakan dilihat saja beberapa koleksi hewannya.

Singkat kata Batu Secret Zoo itu :

  1. Luas .Tidak disarankan mengajak manula karena perjalanan menyusuri kebun binatang ini sangatpanjang, kecuali Anda mau menyewa sepeda listrik seperti mobil mini di padang golf yang sewanya kalo tidka salah 200,000 untuk 3 jam.
  2. Bersih. Jangan buang sampah sembarangan ya? Dilarang juga membawa makanan seperti sayur (sup, lodeh, sayur asem dll) lontong, nasi dan lauk-pauknya. Jika mau jajan, di dalam disediakan cafe dan tempat makan dengan harga terjangkau (sesuai standar tempat wisata) antara 15,000 sampai 30,000 per porsi. Catatan: Jangan beli kentang goreng dan gorengan lain karena harganya fantastis 15,000 per kotak kecil. Di luar kentang goreng seiprit ini harganya 5000 rupiah saja (porsi 2x lipat)
  3. Panas. Biarpun terletak di kota Batu, tetap saja jika musim kemarau panas menyilaukan mata. Kacamata hitam dan sunblock jangan dilupakan.
  4. Nyaman. 
  5. Menyenangkan. Koleksi hewannya bagus, kondisi hewan sehat (tidak seperti Kebun Binatang Surabaya..ah tidak...tak mau aku mengingatnya ), kandang terawat, dan tidak ada bau-bauan aneh.Detil landscaping-nya juga ciamik soro alias bagus sekali. 
  6. Edukatif. Ada banyak papan kuis di sepanjang jalan, sehingga cocok untuk belajar tentang satwa. Di beberapa tempat juga disediakan touch sceen monitor yang dilengkapi dengan video dan games tentang hewan-hewan koleksi kebun binatang ini.

See how Shinta's starring at me weirdly LOL


Saya takut ular. Tapi ketika di Batu Secret Zoo saya tidak takut sama sekali
Walaupun saya tidak bisa menggendong ular ini (wah kalo menggendong saya tidak mau)

Ornamen-ornamen hiasan seperti ini banyak tersebar di area Batu Secret Zoo
Menambah keindahan, bukan?

Rasanya tidak seru jika pergi ke kebun binatang tanpa membelai binatang-binatang itu kan? Nah Batu Secret Zoo juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berfoto bersama dan membelai hewan-hewan lucu. Favorit saya? Binturong!
Ya binturong adalah hewan perpaduan beruang dan kucing, seirngkali disebut catbear. Binatang ini jinak dan menjadi binatang peliharaan suku asli di Malaysia. Makanannya ikan dan buah-buahan. Jika hewan lain mengeluarkan bau tidak aneh, seperti sigung misalnya, binturong mengeluarkan bau wangi mentega. Asyik kan?

The cutest binturong!!

Taman burung, beli makanan burungnya 5000 per gelas. Tidak beli juga boleh












Animal Farm

Wahana yang paling saya suka adalah "Animal Farm". Letaknya di dekat wahan permainan. Di sini pengunjung bisa membeli makanan untuk binatang (diletakkan dalam gelas plastik ukuran besar) seharga 5000 rupiah yang berisi potongan wortel dan apel. Pengunjung bisa memberi makan hewan langsung dari tangan sendiri. Tidak membeli pun tidak mengapa. Kita masih bisa tetap ikut kereta yang ditarik traktor dan melihat hewan-hewan mendatangi langsung kereta kita.

Hewan-hewan di tempat ini dibagi menjadi 9 zona. Zona pertama adalah zona harimau, tentu saja kita hanya melihat dari jauh (ya iyalah), zona kedua adalah zona leopard kalo tidak salah, dan zona ketiga adalah zona buaya. Nah mulai zona ke empat sampai ke sembilan adalah zona hewan-hewan "jinak" yang lucu. Misalnya rusa, elk (rusa terbesar), onta, kuda poni, dan bison (senang sekali melihat bison dan memberi makan bison. Super keren). Jangan sampai terlewat yang satu ini ya?







Fantasy Land


Sesuai namanya ini adalah tempat ber"fantasi". Tempat bermain sebenarnya. Banyak wahana permainan menarik dan GRATIS. Tidak perlu biaya tambahan lagi. Di Jatim Park I seingat saya ada beberapa permainan yang masih harus bayar lagi :(


Di hari libur ada boneka balon yang lucu dan siap mengjibur kita semua  sebelum memasuki Fantasy land



Banyak tempat menarik lainnya di sini. Sudah jangan banyak berpikir, kunjungi tempat ini segera :D
Recommended!! :D





Thursday, May 17, 2012

Priority

I wonder what's the name of these stickers, which said "Priority" and posted on postcard or envelope. I don't know what are they called since I don't use that when I send mail or package abroad. Can anyone help me? Do you have to pay to get these stickers?

They're blue and are written in each country language. And they always get my attention. I love these stickers!!!

China

Finland

Slovakia


Vietnam

South Africa

Italy

Lesotho

Slovenia


Australia


Lithuania

Netherlands

Belgium

New Zealand

Estonia & Luxembourg

Chile

Belarus
Canada

Taiwan
United Kingdom
Budapest