Wednesday, June 6, 2012

Tulip



Asalnya bukan dari Belanda yang kaya tapi dari Turki yang perkasa
Dibawa di abad enam belas mendadak harganya setara dengan emas
Orang tergila-gila akan tulip sampai lupa berkedip
Harganya setara emas, penggemarnya orang kaya yang saling bersaing keras
Uang tak jadi masalah, semakin tinggi harganya tak ada yang mengalah


Dulu jadi perlambang kemakmuran kekaisaran Ottoman
Sekarang jadi perlambang cinta bujang pada perawan
Dulu jadi cerita romansa sejarah, Alexander Dumas sang sastrawan
Sekarang jadi penanda mata uang rakyat Iran


Tinggi, ramping, kelopak bersorban mewah
Cantik ketika hampir mekar merekah
Indah berwarna terang cerah
1,2,3,4 berapa warnamu? tak kuasa aku menghitung aku menyerah


Tulip, tulpen, tulp, tulipán, tulipano,tulpe, tulipa, lalea
cantik dirimu, ingin aku menciummu




No comments:

Post a Comment