Friday, September 14, 2012

Pertama Kali Naik Pesawat (Juanda)

Untuk yang sering bepergian naik pesawat dari dan ke bandara mana saja memang bukan masalah besar. Bagaimana jika Anda belum pernah naik sama sekali? Ada beberapa ulasan menarik yang ditulis oleh para bloger lain tentang hal ini, tapi saya fokus untuk bandara Juanda saja yang lebih saya kenal.

Tips pertama adalah tips tambahan sebenarnya, pastikan jadwal perjalanan Anda dan pastikan memesan tiket jauh hari. Penawaran lebih murah biasanya lebih mudah Anda dapatkan. Sekarang khususnya lewat agen perjalanan tiket pesawat dicetak dengan mesin cetak biasa bahkan bisa juga dikirim via e-mail yang nanti perlu Anda cetak. Pastikan Anda mengecek nama penerbangannya misal GAxxx, JTxxx dan seterusnya.

1. Datang 1,5 jam dari jadwal yang telah ditentukan. Bandara Juanda kini bisa dicapai lebih dekat (dan lebih mahal) melewati jalan tol. Kurang lebih ada 3 pintu tol (tergantung berangkat dari mana) yang Anda lewati dengan tarif tol termahal mendekati bandara seharga 6000 rupiah untuk kendaraan pribadi. Jika mau irit bisa menuju terminal Purabaya (Bungurasih) dan cari shelter bus kota bandara.tarif bus ini 20000 per orang sekali jalan.

2. Ketika masuk ke pelataran bandra mobil langsung diarahkan menuju terminal keberangkatan. Terminal pertama adalah keberangkatan internasional dan terminal selanjutnya adalah keberangkatan domestik. Jangan parkir mobil Anda di depan pelataran karena area tersebut adalah area drop zone alias untuk menurunkan penumpang saja bukan untuk memarkir kendaraan.

3. Segera siapkan tiket pesawat dan masuklah ke dalam. Ada petugas berseragam di dekat pintu, tunjukkan tiket Anda pada mereka untuk bisa memasuki bandara. Di luar bandara, dekat drop zone ada banyak
tempat duduk dan biasanya penuh penumpang, jangan duduk di sini ya..langsung masuk ke bandara.

4. Ketika masuk anda harus segera meletakkan tas bawaan dan juga koper-koper yang mungkin Anda bawa ke scanner x-ray. Perhatikan barang apa yang boleh dan tidak boleh dibawa sesuai ketentuan maskapai penerbangan yang Anda naiki yang biasanya berlaku umum untyuk maskapai lain.

5. Segera cari counter maskapai penerbangan Anda. Baca layar monitor di atasnya, di layar atas tiap konter tertera nama maskapai penerbangan, nama penerbangan, dan jam berangkat. Misalnya di papan Anda bisa melihat tulisan Lion Air, JT 749 JAKARTA 14:35 . Pastikan Anda mengantri di counter yang benar. proses ini dinamakan proses "CHECK-IN". Ada juga layar televisi dekat kursi duduk penumpang di dalam ruangan yang sama. Lihat status penerbangan Anda. Apakah counter check-in sudah dibuka atau tidak. Jika belum sabarlah menunggu.

6. Anda bisa melakukan check in secara online. Setahu saya Garuda Indonesia, citilink, dan Lion Air mempunyai fasilitas online check in sehingga Anda juga leluasa memilih kursi. Biasanya 24 jam sebelum terbang sampai 4 jam sebelum terbang online check-in bisa Anda lakukan.

7. Ketika sampai di loket check in jangan lupa menyiapkan uang sebesar 40.000 utuk pajak bandara (airport tax). Nanti Anda akan mendapat selembar kertas dengan nama Anda, jadwal dan nama penerbangan serta gate tempat Anda menunggu boarding.Di belakan kertas ini nanti akan ditembel bukti bayar pajak Anda. Bagi Anda yang membawa koper-koper besar letakkan koper tersebut di sebelah kasir counter setelah giliran Anda

8. Setelah mendapat selembar kertas (boarding pass) pergilah ke lantai 2 menggunakan eskalator / tangga. Cari nomor gate sesuai dengan yang tertera di kartu.

9. Duduk dan tunggu jadwal Anda dengan mendengarkan penjelasan jelas dari petugas.

10. Proses boarding (masuk pesawat) biasanya 30 menit sebelum pesawat lepas landas. Segera mengantri dan kemudian Anda bisa menuju pesawat. Kursi nomor 20 ke atas bisa masuk lewat pintu belakang pesawat. Segera cari nomor tempat duduk Anda dan nikmati perjalanannya.


Semoga bermanfaat

Saturday, September 8, 2012

Suroboyo

Lagu ini tidak sengaja saya daptkan ketika saya meminta seorang siswa untuk mencari beberapa lagu tradisional jawa, tembang, yang bisa saya bawakan ketika saya mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Siswa itu berkata ibunya sedang berlatih sebuah tembang tentang kota Surabaya untuk dipentaskan bersama warga desa Kalijaran, Sambikerep, Surabaya. Saya memintanya untuk merekam senandung sang ibu dan inilah hasilnya saya bagikan di sini sesudah saya meminta ijin untuk menyebarluaskannya.


Accidentally I got this song when I asked some students to help me to find a traditional song, commonly known as ":tembang" to be performed at the Youth Exchange Program selection that I joined last year. One of the student said that her mom was practicing a song with the neighbors to be performed at the neighborhood's kindergarten graduation. They live in village of Kalijaran, District of Sambikerep, Surabaya. The song tells about the city. I asked the student to record her mom's voice and with her permission I made the song for public. I try to make my own video with the song as the background music.  The pictures were taken from many sources which depicts the city, Surabaya.



Suroboyo

Suroboyo kotane, jawa Timur tlatahe
katlah dadi kutho pahlawan.

Suro wani boyo pakewuh cetane
Dadi pawitan revolusi bangsane
10 November 45 ciloku dur angkoro
digempur lebur luluh

Prayoto agung kaprawirane
Pemudo kesiderane arek Suroboyo

Suro wani bayu pakewuh cetane
Dadi pawitan revolusi bangsane
Singosari Mojopahit nyoto agung
Pangecap dadyo palupi ing ngaluhur

Mbotoh rubuh surake tur gemuruh swarane
Pembarisan pahlawan Suroboyo

Olimpiade dan Fakta Uniknya


Beruntung saya mendapatkan kiriman kartu pos dari seorang Postcrosser dari Inggris. Bertepatan dengan berlangsungnya Olimpiade 2012 di London saya pun mendapat kartu pos spesial berikut ini:




Dan dari kartu pos ini penelusuran tentang Olimpiade pun dimulai. Beberapa fakta menarik saya tulis di sini, saya terjemahkan dari situs About.com dan sumber aslinya klik di sini.

Bendera Olimpiade
Bendera Olimpiade diciptakan oleh Pierre de Coubertin di tahun 1914. Bendera ini berlambang 5 buah cincin saling menyambung dengan latar belakang outih. Kelima cincin menggambarkan 5 benua dan melambangkan persahabatan yang tercipta melalui kompetisi internasional ini.
Dari kiri ke kanan kelima cincin berwarna biru, kuning, hitam, hijau, dan merah. Warna-warna ini dipilih karena paling tidak satu dari warna-warna tersebut digunakan sebagai warna bendera negara-negara di dunia. Bendera Olimpiade pertama dikibarkan pada pertanding Olimpiade tahun 1920.

Moto Olimpiade
Di tahun 1921, Pierre de Coubertin, pencetus Olimpiade modern meminjam frase dalam bahasa latin dari temannya Romo Henri Didon sebagai moto Olimpiade yaitu, "Citius, Altius, Fortius" yang artinya lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat.

Sumpah Olimpiade
Pierre de Coubertin menulis sebuah sumpah yang wajib diucapkan para atlet di setiap Olimpiade. Pada upacara pembukaan satu atlet mewakili atlet lainnya mengucapkan sumpah ini. Sumpah pertama diucapkan oleh atlet anggar Belgia Victor Boin di Olimpiade 1920. Sumpah ini berbunyi,"Atas nama seluruh peserta kompetisi, saya berjanji bahwa kami akan mengikuti Olimpiade ini, menghormati dan mematuhi aturan yang berlaku, dalam semangat sportivitas seutuhnya, untuk kejayaan olah raga dan kehormatan tim kami."

Api Olimpiade
Api Olimpiade berasal dari praktik Olimpiade kuno. Di Olimpia (Yunani), api dipantik dari matahari dan dibiarkan menyala sampai penutupan Olimpiade. Api pertama hadir di Olimpiade 1928 di Amsterdam. Api sendiri melambangkan beberapa hal seperti kesucian dan usaha mencapai kesempurnaan. Di tahun 1936, ketua komite Olimpiade Olimpiade 1936, Carl Diem, menyarankan untuk menggunakan obor seperti yang digunakan di olimpiade modern saat ini.Api dipantik dari lokasi Olimpiade asli di Olimpia oleh perempuan-perempuan yang menggunakan jubah Yunani kuno dengan cara menggunakan lensa cekung dan pantulan sinar matahari. Obor kemudian diserahkan berhantian dari satu pelari ke pelari lainnya mulai dari Olimpia sampai di stadion tempat acara diselenggarakan. Apai ini tetap dinyalajan sampai Olimpiade ditutup. Obor Olimpiade dengan api menyala menunjukkan kelangsungan dari Olimpiade kuno ke Olinpiade modern.

Hymne Olimpiade
Hymne ini dikumandangkan ketika bendera Olimpiade dinaikkan. Hymne ini dikarang oleh Sypros Samaras dan lirik dalam hymne ditambahkan oleh Kostis palamas. Hymne ini pertama kali dikumandangkan pada Olimpiade 1896 di Athena tapi belum pernah dikukuhkan sebagai hymne resmi oleh komite Olimpiade sampai tahun 1957.

Medali Emas Asli
Medali Olimpiade emas terakhir yang terbuat dari emas murni diberikan di tahun 1912. Medali Olimpiade didesain khusus oleh komite penyelenggara di kota tempat berlangsungnya Olimpiade. Setiap medali baik emas, perak maupun perunggu ketebalannya paling tidak harus 3 milimeter dan diameternya 60 milimeter. Untuk medali emas harus dilapisi 6 gram emas dan untuk medali perak harus 92.5% terbuat dari perak.

Upacara Pembukaan.
Upacara pembukaan pertama dilakukan di Olimpiade 1908 di London.
Selama prosesi acara pembukaan rombongan atlet selalu diawali dengan atlet-atlet dari Yunani dan kemudian diikuti oleh atlet-atlet dari negara lain sesuai urutan Abjad. Tim terakhir yang menutup defile atlet adalah para atlet dari negara tuan rumah.

Kota bukan Negara
Ketika menentukan lokasi Olimpiade, komite Olimpiade IOC selalu menyebut nama kota bukan menyebut nama negara.

Diplomat IOC
Untuk menjadikan Komite Olimpiade, IOC, sebagai organisasi yang independen, anggotanya dianggap sebagai diplomat IOC bukan diplomat dari negara-negara tempat mereka berasal.

Pembatalan Olimpiade
karena perang dunia I dan II Olimpiade ditiadakan di tahun 1916, 1940 dan 1944.

Gimnasium
Kata gymnasium berasal dari bahasa Yunani "gymnos" yang artinya telanjang. Arti harfiah dari gymnasium adalah sekolah untuk latihan dengan bertelanjang". Atlet di pertandingan Olimpiade kuno yang mengikuti kegiatan ini semuanya telanjang.

Olimpiad
Olimpiad adalah satu periode  4 tahun berturut-turut.Olimpiade adalah perayaan dari Olimpiad. Pada Olimpiade modern, perayaan Olimpiad pertama dilakukan di tahun 1896. 4 tahun sekali ada perayaan Olimpiad; karenanya walaupun Olimpiade ditiadakan di tahun 1916, 1940, dan 1944 tetapi penghitungan periode untuk Olimpiad tetap dilaksanakan. Sehingga Olimpiade 2012 di London disebut Pertandingan Olimpiad ke 30 atau "Games of the XXX Olimpiad"